Bagaimana Kerja Sinar Ultraviolet

Ultraviolet atau energi ultraviolet ditemukan pada gelombang EM antara cahaya tampak dan sinar X. Sinar UV bisa dideskripsikan sebagai radiasi tak terlihat karena rentang spektrum gelombang pada indera penglihatan manusia tidak mencapai ultraviolet (sederhananya, warna yang mampu dilihat manusia adalah merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-violet).

Untuk membunuh mikroorganisme, sinar UV harus mampu secara langsung menabrak sel mikroorganisme. Energi UV menembus membran luar sel, melewati tubuh sel, kemudian mengganggu DNAnya untuk mencegah reproduksi sel. Perlakuan UV tidak merubah komposisi kimia air; tidak ada yang ditambahkan kecuali hanya energi saja. Mikroorganisme yang sudah disterilkan tidak dihilangkan dari air. Disinfeksi menggunakan UV ini juga tidak menghilangkan kandungan organik, inorganik, maupun partikel dari air.
Derajat inaktifasi menggunakan radiasi UV ini berhubungan langsung dengan dosis sinar UV yang diaplikasikan pada air. Dosis ini, yang merupakan perkalian intensitas cahaya dan waktu exposure diukur dalam satuan microwatt detik per sentimeter kuadrat atau μws/cm2

Di tabel di bawah ini, ditampilkan daftar dosis yang dibutuhkan untuk menghancurkan mikroorganisme yang biasa terdapat pada air di lingkungan Anda. Sebagian besar sistem UV didesain memiliki dosis sinar UV lebih besar dari 30000μws/cm2


Comments